Info & News
Profil Humaniora
Jurnal
Kontributor
Buku Tamu
Buku Tamu
  INFO & NEWS
Selasa, 26 Mei 2009 - 12:16 WIB
Pelatihan Pengelolaan Jurnal Humaniora dengan OpenSource
Selama empat hari ini (26--30 Mei) Jurnal Humaniora disibukkan dengan pelatihan pengelolaan jurnal dengan tekonologi Open Source. Secara khusus, pelatihan ini diarahkan pada bagaimana membuat jurnal Humaniora dalam format CD interaktif dan mengelola jurnal melalui Open Journaling System.

Dalam pelatihan ini Jurnal Humaniora dibantu langsung oleh tim UGM Goes Open Source (UGOS) yang selama ini menangani proses implementasi dan migrasi Open Source di UGM.

Ide dasar pelatihan ini berangkat dari beberapa wacana yang selama ini telah berkembang baik di Jurnal Humaniora dan lembaga payungnya: Fakultas Ilmu Budaya UGM. Pertama, tujuan khusus meningkatkan akreditasi dan peningkatan sitasi, harus dibarengi dengan penggunaan dan aplikasi yang legal. Oleh karenanya, pilihan penggunaan aplikasi Open Source adalah alternatif yang perlu didukung penuh.

Kedua, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) adalah fakultas terdepan di UGM yang sejak dulu hingga sekarang terus mendukung penggunaan Open Source sebagai pendukung kegiatan akademik. FIB menyadari sepenuhnya, nilai-nilai luhur Open Source bahwa membagi pengetahuan hakikatnya adalah sifat dasar kemanusiaan, humanis, sama dengan filsofi sistem operasi itu.

Baik UGOS maupun BUGOS (Fakultas Ilmu Budaya Goes Open Source) adalah program yang telah berlangsung sejak 2005. Tahun ketika UGM memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak "Campus Agreement" dengan salah satu vendor close source operating system

Kita berharap ke depan--melalui pelatihan ini--Jurnal Humaniora, BUGOS, dan UGOS menjadi terdepan bukan hanya karena aktivitasnya yang mengontribusi kepada dunia pengetahuan, tetapi juga pada kemanusiaan secara umum.
Selasa, 26 Mei 2009 - 12:15 WIB
Petunjuk bagi Penulis dan Kontributor Humaniora
Redaksi menerima kiriman artikel dengan ketentuan sebagai berikut.

1.Artikel belum pernah dipublikasikan oleh media cetak lain.

2.Artikel berupa hasil penelitian (laboratorium, lapangan, kepustakaan), gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, dan ulasan buku.

3.Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris dan diketik dengan spasi 1,5 pada kertas kuarto atau ukuran A4. Jumlah halaman 10 - 20 halaman termasuk daftar pustaka dan tabel.

4.Semua artikel ditulis dalam bentuk esai dan berisi a) abstrak (50-75 kata) dalam bahasa lnggris jika artikel berbahasa Indonesia, dan dalam bahasa Indonesia jika artikel berbahasa Inggris; b) kata-kata kunci (3-5 kata); c) identitas penulis (tanpa gelar akademik); d) pengantar (tanpa subbab) yang memuat latar belakang masalah, sedikit tinjauan pustaka, dan masalah/ tujuan, serta kerangka pemikiran teoritik; e) pembahasan yang disajikan dalam subbab-subbab; f) simpulan; dan g) daftar rujukan. Pustaka yang diacu harus dipakai dan masuk dalam teks artikel.

5.Artikel dapat pula berbentuk resensi buku. Syarat resensi adalah (a) buku yang diresensi relatif baru (terbit tidak lebih dan satu tahun sebelumnya untuk buku berbahasa Indonesia dan dua tahun sebelumnya untuk buku berbahasa asing), (b) panjang resensi 3-5 halaman, dan (c) foto kopi/ scan cover harus dilampirkan.

6. Daftar pustaka ditulis dengan tatacara seperti contoh berikut, diurutkan secara alfabetis, dan kronologis Chatman, Seymour. 1975. Story and Discourse. London: Cornell University Press.
Zainuddin,A. Rahman. 1986. ‘Pokok-pokok Pemikiran Islam dan Masalah Kekuasaan Politik” dalam Miriam Budiardjo. Aneka Pemikiran tentang Kuasa dan Wibawa. Jakarta: Sinar Harapan.

7.Naskah dikirim sebanyak dua eksemplar disertai file artikel tersebut dalam disket dengan menggunakan pengolah kata Microsoft Word.

8.Kepastian pemuatan atau penolakan naskah diberitahukan secara tertulis melalui Pos dan/atau email. Karena itu, bagi penulis yang memiliki alamat e-mail diharap mencatumkannya di dalam naskah. Artikel yang tidak dimuat tidak akan dikembalikan, kecuali atas permintaan penulis.

9. Penulis yang artikelnya dimuat wajib memberi kontribusi biaya cetak minimal Rp 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) dan akan mendapatkan 3 (tiga) eksemplar sebagai nomor bukti pemuatan.

10. Keterangan lebih lanjut, kontak: Ibu Veronika, 081227790020, telpon di 0274-513096, atau faksimil 0274-550451. Email di humaniora@ugm.ac.id
Senin, 22 Desember 2008 - 12:24 WIB
LOKAKARYA
Penguatan Jurnal Humaniora menuju e-Journal
Pendahuluan
Sejalan dengan komitmen pengembangan jurnal Humaniora dalam kerangka internasionalisasi, diperlukan pelatihan teknis bagi para redaktur. Dengan kemampuan pengolahan data ini diharapkan semua sisi pendukung jurnal menjadi paham dan semakin terampil mengelola data. Untuk itu diperlukan sebuah workshop dengan mengundang pakar penerbitan dan redaktur jurnal nasional/ internasional untuk memberikan pelatihan ten­tang pengolahan data, News Letter yang berasal dari Forum Diskusi E-Journal, dan pem­buatan E-Journal versi CD interaktif.

Tujuan
Lokakarya ini dimaksudkan untuk (i) meningkatkan kemapuan teknis para redaktur dengan kemampuan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi dan (ii) meningkatkan mutu isi e-journal yang sesuai dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh Badan Akreditasi Jurnal, dan Kriteria Jurnal Internasional, standardisasi pelayanan berdasarkan ISO 9001:2000, beserta gambaran umum e-jurnal di internet.

Waktu, Tempat, dan Agenda Lokakarya
Lokakarya diselenggarakan di Ruang Sidang Pimpinan, Gedung Poerbatjaraka, dan Laboratorium Komputer FIB UGM, pada 23 Desember 2008 dengan agenda sebagai berikut:

Pembukaan
Ketua Redaksi Jurnal Humaniora: Dr. Fadlil Munawwar, M.Hum.

Sesi I: Prof. Dr. Mudatsir
Moderator: Dr. FX. Nadar, M.A
Sesi II: Drs. Ida Fajar, M.A
Moderator: Drs. Tri Mastoyo K, M.Hum

Istirahat
Sesi III: Mardhani Riasetiawan, S.E. MSi,
Moderator: Agoes, Erwin S.
Sesi IV: Drs. Budi Sutejo, MM.
Moderator: Mutiah Amini, SS., M.Hum


Peserta
Peserta lokakarya adalah seluruh pengelola Jurnal Humaniora dan undangan dari jurnal il miah yang lain

Materi Materi yang diberikan dalam lokakarya meliputi:
(i) manajemen pengelolaan lembaga e-journal
(ii) materi teknis praktis mengelola e-journal
Selasa, 11 Desember 2007 - 08:09 WIB
KRITERIA JURNAL INTERNASIONAL
1. Bahasa yang digunakan adalah bahasa PBB (Inggris, Perancis, Spanyol, Arab, Cina)
2. Pengelolaan naskah sedemikian rupa sehingga naskah yang diterima cepat terbit (rapid review) dan ada keteraturan terbit
3. Jurnal berkualitas (prestige), bisa dilihat dari daftar penelaah naskahnya dan Editorial Board-nya yaitu pakar di bidangnya dalam dan luar negeri.
4. Dibaca oleh banyak orang di bidangnya, bisa dilihat dari distribusi/peredarannya (circulation).
5. Menjadi acuan bagi banyak peneliti (citation).
6. Tercantum dalam Current Content dan sejenisnya (di PDII ada juga majalah abstrak yang disebut Fokus, tapi berbahasa Indonesia).
7. Artikel yang dimuat berkualitas, bisa dilihat dari kemutakhiran topik dan daftar acuannya.
8. Penyumbang artikel/naskah berasal dari banyak negara
9. Penelaah berasal dari banyak negara yang terkemuka di bidangnya.
10. Menawarkan off-prints/reprints.
11. Terbit teratur sesuai dengan jadwal yang ditentukan. 12. Penerbitan jurnal tidak terkendala oleh dana.
13. Bukan jurnal Jurusan, Fakultas, Universitas atau Lembaga yang mencerminkan derajat kelokalan.
Seyogyanya diterbitkan oleh himpunan profesi. 14. Memberi kesempatan penulis artikel membaca contoh cetak
15. Artikel yang dominan (kalau bisa > 80%), berupa artikel orisinil (hasil penelitian), bukan sekadar review atau ulasan.
16. Kadar sumber acuan primer >80%, derajat kemutakhiran acuan >80%.
17. Tersedia Indeks di setiap volume.
18. Ketersediaan naskah tidak menjadi masalah. Angka penolakan 60%
19. Mempertimbangkan Impact Factor
Senin, 10 Desember 2007 - 07:49 WIB
Sejarawan Senior UGM Prof Dr A Sartono Kartodirjo Tutup Usia
UGM kehilangan tokoh sejarawan senior Prof Dr A Sartono Kartodirdjo (85), tutup usia pada hari Jumat dinihari, 7 Desember 2007 pukul 00.45 WIB di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Guru Besar Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini meninggal setelah satu bulan dirawat di rumah Sakit.

Nandito (33), cucu dari Prof Sartono menuturkan sudah satu bulan dirawat di rumah sakit menderita sakit akibat proses penuaan.

“ Beliau menderita sakit Geriatri atau proses penuaan dengan gejala penurunan metabolisme tubuh, penurunan fungsi pernafasan,” ujar Nandito, Jumat (7/12) kepada wartawan di komplek perumahan dosen bulak sumur UGM.

Prof Sartono meninggalkan satu orang isteri Sri kadaryati (80) dan dua orang anak Nimpuno (57) dan Roswita (53), serta satu orang cicit. Rencananya Besok, Sabtu (8/12) sebelum disemayamkan di makam keluarga Astana Kadarismanan, Brengos Lor, Unggaran Semarang akan dilakukan upacara penghormatan terakhir di Balairung UGM sekitar jam 10.00 WIB.

Menurut Nandito, pesan terakhir yang disampaikan oleh kakeknya adalah dalam hidup seorang akademisi jangan hanya meniru pohon pisang yang hanya berbuah sekali.

“Seorang akademisi, seseorang tidak boleh meniru pohon pisang yang hanya berbuah sekali. Dalam pengembangan ilmu, seorang akademisi harus terus berkarya selama hidupnya,” katanya.

Adapun keteladanan yang patut diconoh dari beliau, tambah Nandito, yakni ketekunan, ketelitiaan, kesederhaan, ketabahan, dan keberpihakan kepada orang yang yang kecil, apalagi para petani. (Humas UGM/Gusti Grehenson)
Hlm. | 1 | 2 |